INFLASI KABUPATEN BANJARNEGARA 2011

 

Aktifitas perekonomian Kota Banjarnegara pada tahun 2011 apabila ditinjau dari perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) secara umum, terlihat lebih baik apabila dibandingkan dengan tahun 2010. Kondisi ini dapat dilihat dari fluktuasi indeks harga konsumen dari bulan ke bulan yang tidak variatif, menunjukkan  stabilnya harga barang dan jasa yang beredar, sehingga inflasi tahunan yang dicapai lebih rendah dari tahun sebelumnya.

Selama tahun 2011, inflasi kalender secara umum mencapai 4,73 persen. Apabila dibandingkan dengan inflasi kalender tahun 2010 terjadi penurunan  cukup signifikan karena  inflasi kalender tahun 2010 sebesar 7,13 persen. Prosentase perubahan indeks harga konsumen di masing-masing kelompok pengeluaran dari yang terbesar sampai terkecil adalah sebagai berikut:  kelompok sandang mengalami inflasi 9,83 persen;  kelompok makanan jadi, rokok, dan tembakau mengalami inflasi 8,27 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar mengalami inflasi 7,29 persen ; kelompok kesehatan mengalami inflasi 6,45 persen ;   kelompok pendidikan rekreasi dan olah raga mengalami inflasi 4,59 persen ; kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami inflasi 0,26 persen ; kelompok bahan makanan mengalami inflasi 0,18 persen ;  atau  seperti yang terlihat pada tabel 1.

Ditinjau dari perkembangan indeks harga konsumen setiap bulannya, perubahan indeks harga konsumen sepanjang tahun 2011 menunjukkan inflasi tertinggi terjadi pada bulan Juli 2011, pada bulan ini terjadi inflasi sebesar 0,96 persen. Hal ini disamping merupakan sebuah kondisi yang bersifat musiman (seasonal), juga disebabkan masuknya tahun pelajaran baru 2011 yang menyebabkan pola konsumsi meningkat pada bulan tersebut. Sementara itu, inflasi yang cukup tinggi juga terjadi pada bulan Nopember dan Januari 2011. Pada bulan Nopember 2011 inflasi sebesar 0,87 persen, disebabkan oleh adanya perayaan  Hari Raya Idhul Adha dan musim yang tidak menentu, mengakibatkan banyak petani yang gagal panen sehingga bahan makanan dipasaran tidak banyak tersedia. Fenomena demikian juga mendorong terjadinya kenaikan harga barang dan jasa yang meyebabkan inflasi tinggi.  Inflasi Januari  2011 sebesar 0,81 persen, disebabkan oleh pergantian tahun baru dan memasuki musim tanam 2011.   Selama  tahun 2011 Kota Banjarnegara mengalami deflasi pada bulan Februari  sebesar 0,06 persen, Maret sebesar 0,05 persen, April sebesar 0,24 persen dan Oktober sebesar 0,02 persen. Deflasi yang terendah terjadi pada bulan April 2011 sebesar 0,24 persen, pada bulan tersebut terjadi panen raya sehingga menyebabkan kelompok bahan makanan terutama sub kelompok padi-padian, sayuran dan bumbu-bumbuan mengalami penurunan.

Iklan

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.